Bandung jumat 14 juni 2017, Sikap penolakan terhadap radikalisme menguat, sebanyak 44 perguruan tinggi di Jawa Barat berkumpul di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Bandung, untuk melakukan deklarasi anti radikalisme.

Deklarasi ini dibacakan oleh Rektor ISBI Bandung Een Herdiani, dalam kesempatan tersebut hadir Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, anggota DPR RI dan DPRD Jawa Barat, unsur TNI dan Polri serta Rektor Perguruan Tinggi se-Jawa Barat.

Saat setelah pembacaan deklarasi, Ujang Suratno Rektor Universitas Wiralodra menyatakan bahwa kampus harus terus mengibarkan semangat kebhinekaan, menanamkan rasa saling menghargai perbedaan, dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan, sehingga tidak akan muncul radikalisme di dalam kampus, karena kampus dipandang strategis untuk melakukan pengkaderan, menyebarkan faham-faham anti Pancasila dan radikalisme maka kita sebagai akademisi harus menjaga netralitas kampus dari faham-faham tersebut yang akan merongrong keutuhan NKRI tandasya. (H-01)